Beranda Liga 1 Mauricio Souza Kecewa Usai Persija vs Borneo FC Berakhir 2-2

Mauricio Souza Kecewa Usai Persija vs Borneo FC Berakhir 2-2

22
0
Persija vs Borneo FC
foto: ANTARA/Zaro Ezza Syachniar

Pertandingan sengit tersaji pada lanjutan pekan ke-24 BRI Super League 2025/2026 yang mempertemukan Persija vs Borneo FC. Laga yang digelar di Jakarta International Stadium (JIS), Selasa (3/3/2026) lalu, berakhir imbang dengan skor 2-2.

Persija Jakarta sebenarnya sempat dua kali unggul dalam pertandingan tersebut. Namun, gol dramatis di menit-menit akhir membuat Macan Kemayoran harus puas berbagi poin dengan tim tamu.

Hasil imbang ini memicu kekecewaan dari pelatih Persija, Mauricio Souza. Pelatih asal Brasil tersebut menilai timnya gagal memanfaatkan sejumlah peluang emas yang tercipta sepanjang pertandingan.

Jalannya Pertandingan: Drama Sengit di Babak Kedua

Pertandingan Persija vs Borneo FC berlangsung cukup ketat sejak awal. Kedua tim bermain hati-hati pada babak pertama sehingga belum ada gol yang tercipta hingga turun minum.

Memasuki paruh kedua, intensitas pertandingan meningkat drastis. Persija langsung membuka keunggulan pada menit ke-46 melalui gol Gustavo Almeida yang memanfaatkan peluang di depan gawang Borneo FC.

Namun, keunggulan itu tak bertahan lama. Borneo FC mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-61 lewat gol Juan Villa setelah memanfaatkan celah di lini pertahanan Persija.

Macan Kemayoran kembali memimpin pada menit ke-74. Kali ini giliran Fabio Calonego yang mencetak gol lewat tembakan keras yang tak mampu dihentikan kiper Borneo FC. Gol tersebut membuat Persija Jakarta kembali unggul dengan skor 2-1.

Saat kemenangan tampak sudah di depan mata, Borneo FC justru berhasil mencuri gol penyama kedudukan di masa injury time. Pada menit ke-90+3, Ikhsan Nul Zikrak mencetak gol yang membuat skor Persija vs Borneo FC kembali imbang.

Mauricio Souza Ungkap Kekecewaan Usai Laga Persija vs Borneo FC

Usai pertandingan Persija vs Borneo FC, Mauricio Souza mengungkapkan kekecewaannya terhadap hasil akhir laga. Ia menilai timnya kehilangan fokus setelah berhasil mencetak gol.

Menurutnya, Persija sebenarnya mampu mengontrol permainan, tetapi kurang efektif dalam memanfaatkan peluang yang ada.

“Jangan tanya sama saya, saya tidak tahu kenapa, tapi tim kami setelah mencetak gol mulai kehilangan fokus. Setelah skor 1-1, kami kembali mendapatkan kontrol pertandingan,” kata Mauricio sebagaimana dikutip dari Antara News.

Baca Juga: Bhayangkara FC Sapu Bersih 4 Kemenangan Beruntun di Super League

Rizky Ridho Soroti Hilangnya Dua Poin di Kandang

Kapten Persija, Rizky Ridho, juga mengungkapkan rasa kecewanya setelah hasil imbang melawan Borneo FC. Bek timnas Indonesia itu menyayangkan hilangnya dua poin penting di kandang sendiri.

“Sayang sekali kami harus kehilangan poin lagi di kandang. Tentu semua pemain merasa kecewa dengan hasil ini,” ujar Ridho.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa perjuangan Persija dalam perebutan gelar belum berakhir.

Ridho mengingatkan rekan-rekannya agar tetap fokus menghadapi sisa pertandingan musim ini yang dianggap seperti laga final.

“Asa kami untuk menjadi juara masih terbuka. Kami akan terus berjuang di setiap pertandingan karena 10 atau 11 laga sisa ini semuanya seperti final,” kata pemain yang telah mengoleksi 47 caps bersama timnas Indonesia tersebut.

Persija Gagal Pangkas Jarak dengan Persib di Klasemen

Hasil Persija vs Borneo FC ini membuat Macan Kemayoran gagal memanfaatkan kesempatan untuk memangkas jarak dengan pemuncak klasemen sementara, yaitu Persib Bandung.

Persija saat ini masih berada di peringkat kedua klasemen dengan koleksi 51 poin. Tambahan satu poin dari laga ini membuat mereka belum mampu mendekati Persib yang berada di puncak.

Di sisi lain, Borneo FC juga terus menempel ketat di papan atas klasemen. Tim berjuluk Pesut Etam itu berada di posisi ketiga dengan 50 poin selisih yang sangat tipis dari Persija.

Persaingan di papan atas Super League musim ini pun dipastikan semakin ketat hingga akhir kompetisi.

Pada pertandingan berikutnya, Persija akan kembali bermain di kandang saat menghadapi Dewa United Banten FC pada 15 Maret. Laga tersebut menjadi pertandingan terakhir Macan Kemayoran sebelum kompetisi memasuki jeda Idul Fitri.