
Persaingan menuju gelar pemain terbaik Liga 1 selalu menarik untuk diikuti setiap musimnya. Selain menjadi ajang pembuktian kualitas individu, penghargaan ini juga kerap berbanding lurus dengan performa tim yang bersaing di papan atas.
Jika melihat ke belakang, sejak era Liga 1 Indonesia dimulai pada 2017, sudah ada sejumlah pemain yang mencatatkan namanya sebagai yang terbaik. Menariknya, sebagian besar berasal dari klub yang sukses menjadi juara atau tampil dominan sepanjang musim.
Daftar Pemain Terbaik Liga 1 Sejak 2017
Berikut deretan pemain terbaik Liga 1 dari musim ke musim:
- 2017: Paulo Sergio (Bhayangkara FC)
- 2018: Rohit Chand (Persija Jakarta)
- 2019: Renan Silva (Borneo FC)
- 2021/2022: Taisei Marukawa (Persebaya Surabaya)
- 2022/2023: Wiljan Pluim (PSM Makassar)
- 2023/2024: Francisco Rivera (Madura United)
- 2024/2025: Tyronne del Pino (Persib Bandung)
Nama Paulo Sergio menjadi pembuka dominasi pemain asing dalam daftar pemain terbaik Liga 1. Winger asal Portugal itu tampil impresif dengan kontribusi gol dan assist yang membawa Bhayangkara FC juara.
Setahun berselang, giliran Rohit Chand yang tampil solid sebagai gelandang bertahan. Meski statistik golnya minim, perannya sangat vital dalam keberhasilan Persija Jakarta meraih gelar.
Tren pemain asing sebagai penentu juga berlanjut di musim-musim berikutnya. Mulai dari Renan Silva yang kreatif, Taisei Marukawa dengan kecepatan dan tekniknya, hingga Wiljan Pluim yang menjadi otak permainan PSM Makassar.
Baca juga: 3 Pemain Diaspora RI Berpeluang Naik Level ke Liga Elite Eropa
Dominasi Pemain Asing dalam Perburuan MVP
Jika dicermati, hampir seluruh daftar pemain terbaik Liga 1 diisi oleh pemain asing. Hal ini bukan tanpa alasan.
Peran mereka seringkali menjadi pembeda, baik dari sisi kreativitas, produktivitas gol, maupun kepemimpinan di lapangan.
Namun demikian, kualitas pemain lokal juga terus meningkat. Beberapa musim terakhir menunjukkan adanya persaingan yang lebih seimbang, meski gelar pemain terbaik Liga 1 masih didominasi pemain impor.
Kondisi ini membuat persaingan semakin menarik, terutama ketika pemain lokal mulai mampu bersaing dari segi statistik maupun pengaruh terhadap tim.
Tyronne del Pino Jadi Standar Baru

Pada musim 2024/2025, Tyronne del Pino tampil luar biasa bersama Persib Bandung. Gelandang serang asal Spanyol itu mencatatkan 18 gol dan 8 assist dari 31 pertandingan.
Kontribusinya tak hanya soal angka. Ia menjadi motor serangan sekaligus pembeda dalam laga-laga krusial, yang akhirnya membawa Persib Bandung keluar sebagai juara.
Performa tersebut menjadikannya salah satu standar baru dalam penilaian pemain terbaik Liga 1, bukan hanya soal konsistensi, tetapi juga dampak langsung terhadap prestasi tim.
Kandidat Pemain Terbaik Liga 1 Musim Ini
Memasuki musim 2025/2026, persaingan kembali memanas. Dua tim yang paling mencuri perhatian adalah Persib Bandung dan Borneo FC.
Keduanya tampil konsisten di papan atas dan memiliki pemain kunci yang berpotensi menjadi pemain terbaik Liga 1 musim ini.
Di kubu Persib, lini serang masih menjadi kekuatan utama. Konsistensi permainan dan pengalaman menjadi modal penting untuk kembali melahirkan MVP.
Sementara itu, Borneo FC dikenal dengan permainan kolektif yang solid. Namun di balik itu, selalu ada satu-dua pemain yang menonjol dan berpotensi mencuri perhatian sebagai kandidat pemain terbaik Liga 1.
Baca juga: Peluang Juara Persib Bandung 2026 Menanti Sejarah Hat-trick
Faktor Penentu Pemain Terbaik Liga 1
Penentuan pemain terbaik Liga 1 tidak hanya berdasarkan jumlah gol atau assist. Ada beberapa faktor penting yang biasanya menjadi pertimbangan:
- Konsistensi performa sepanjang musim
- Kontribusi terhadap kemenangan tim
- Pengaruh dalam pertandingan besar
- Statistik individu (gol, assist, clean sheet, dll)
- Peran tak terlihat seperti leadership dan work rate
Karena itu, tak jarang pemain dengan statistik “biasa saja” bisa keluar sebagai pemain terbaik Liga 1 karena perannya yang krusial di tim.
Persaingan Makin Ketat di Liga 1 2026
Musim ini diprediksi menjadi salah satu yang paling kompetitif dalam sejarah Liga 1. Banyak tim tampil lebih merata, sehingga peluang munculnya kandidat baru semakin terbuka.
Meski begitu, tren menunjukkan bahwa pemain dari tim papan atas masih menjadi favorit. Dengan kata lain, jika Persib Bandung atau Borneo FC mampu menjaga konsistensi hingga akhir musim, besar kemungkinan pemain terbaik Liga 1 kembali lahir dari salah satu dari mereka.
Situasi ini membuat perburuan gelar pemain terbaik Liga 1 semakin sulit ditebak. Setiap pekan bisa menghadirkan kandidat baru, terutama dari pemain yang tampil impresif dalam laga-laga penting.







