
Nama Jay Idzes kembali menjadi sorotan di dunia sepak bola Asia. Kapten Timnas Indonesia tersebut mencatatkan pencapaian membanggakan setelah masuk ke dalam daftar empat bek dengan nilai pasar tertinggi di Asia.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa kualitas pemain Indonesia semakin mendapat pengakuan di level internasional. Berkat performa konsisten bersama klub Serie A, Sassuolo, nilai pasar Jay Idzes mengalami lonjakan signifikan sepanjang musim 2025/2026.
Keberhasilan tersebut tentu menjadi kabar baik bagi sepak bola Tanah Air. Selain memperkuat statusnya sebagai salah satu pemain termahal di skuad Garuda, pencapaian ini juga menunjukkan bahwa pemain Indonesia mampu bersaing dengan para bintang Asia yang berkarier di kompetisi elite Eropa.
Nilai Pasar Jay Idzes Melonjak Tajam
Performa impresif Jay Idzes sepanjang musim 2025/2026 menjadi faktor utama di balik kenaikan nilai pasarnya. Bek berusia 26 tahun itu tampil reguler bersama Sassuolo dan menunjukkan kualitas sebagai pemimpin di lini pertahanan.
Berdasarkan data Transfermarkt, nilai pasar Idzes kini mencapai sekitar Rp243,4 milar. Angka tersebut meningkat sekitar Rp113,1 milar atau naik 87 persen dibandingkan saat dirinya masih membela Venezia.
Lonjakan tersebut tergolong luar biasa mengingat Idzes baru menjalani musim pertamanya bersama Sassuolo. Konsistensi penampilan, kemampuan membaca permainan, serta kontribusinya dalam menjaga soliditas pertahanan membuat nilainya terus meningkat di pasar transfer Eropa.
Bukti Kemajuan Karier di Italia
Sejak berkarier di Italia bersama Venezia, perkembangan Jay Idzes terlihat sangat pesat. Bek keturunan Indonesia yang lahir di Belanda itu terus menunjukkan peningkatan performa hingga akhirnya mendapat kesempatan tampil bersama Sassuolo.
Musim 2025/2026 menjadi salah satu momen terbaik dalam kariernya. Idzes mencatatkan 35 penampilan di Serie A dengan total 3.064 menit bermain. Catatan impresif tersebut memperlihatkan besarnya kepercayaan pelatih Sassuolo, Fabio Grosso, kepada sang pemain.
Ia juga hampir selalu tampil sebagai starter dalam setiap laga. Penampilannya membuat lini belakang Sassuolo tampil solid sepanjang kompetisi. Selain kuat dalam bertahan, Idzes juga beberapa kali tampil menonjol di laga penting, salah satunya saat menghadapi Fiorentina pada pekan ke-34 Serie A. Pada laga tersebut, Idzes terpilih sebagai man of the match setelah tampil gemilang menjaga lini belakang Sassuolo.
Masuknya Idzes ke jajaran elite bek mahal Asia membuat dirinya unggul jauh atas sejumlah pemain lain di kawasan tersebut. Salah satunya adalah Sultan Al-Ghannam, bek kanan Al Nassr sekaligus rekan setim Cristiano Ronaldo. Sultan Al-Ghannam saat ini diketahui hanya memiliki nilai pasar sekitar 1,8 juta euro, berada di posisi ke-38 daftar bek termahal Asia.
Baca Juga: Jay Idzes Dipastikan Absen Bela Timnas di FIFA Matchday Juni 2026
Daftar 4 Bek Termahal di Asia 2026
Berkat kenaikan nilai pasar yang fantastis tersebut, Jay Idzes kini mantap menempati posisi keempat dalam daftar bek termahal di Asia. Ia berada di belakang sejumlah nama besar yang sudah lama merumput di klub raksasa Eropa.
Berikut adalah daftar empat bek dengan nilai pasar tertinggi di Asia saat ini:
- Abdukodir Khusanov (Uzbekistan / Manchester City) – sekitar Rp608,36 milar
- Kim Min-jae (Korea Selatan / Bayern Munchen) – sekitar Rp347,6 milar
- Hiroki Ito (Jepang / Bayern Munchen) – sekitar Rp312,8 milar
- Jay Idzes (Indonesia / Sassuolo) – sekitar Rp243,4 milar
Masuknya Jay Idzes ke jajaran bek termahal Asia menunjukkan betapa pesat perkembangan kariernya dalam beberapa musim terakhir. Ia menjadi satu-satunya pemain Indonesia yang mampu bersaing dengan para bek papan atas Asia yang bermain di klub-klub besar Eropa.







