
Piala Presiden merupakan salah satu turnamen pramusim paling bergengsi di kancah sepak bola Indonesia. Sejak pertama kali digelar pada 2015, sejumlah klub telah berhasil menjadi juara Piala Presiden, dan Arema FC menjadi peraih gelar terbanyak sepanjang sejarah turnamen.
Kompetisi ini tidak hanya menjadi ajang pemanasan sebelum Liga Indonesia bergulir, tetapi juga menjadi panggung pembuktian bagi klub-klub terbaik di Tanah Air. Dari edisi ke edisi, Piala Presiden selalu menghadirkan persaingan sengit dan melahirkan juara-juara baru.
Daftar Lengkap Juara Piala Presiden dari Masa ke Masa
Berikut daftar lengkap juara Piala Presiden sejak edisi perdana hingga yang terbaru:
- 2015: Persib Bandung
- 2017: Arema FC
- 2018: Persija Jakarta
- 2019: Arema FC
- 2022: Arema FC
- 2024: Arema FC
- 2025: Port FC (Thailand)
Perjalanan Arema FC Meraih 4 Gelar Juara Piala Presiden
Melihat daftar juara Piala Presiden di atas, Arema FC tidak diragukan lagi merupakan klub paling dominan di turnamen pramusim ini. Singo Edan sukses meraih gelar juara pada edisi 2017, 2019, 2022, dan 2024.
Gelar pertama Arema diraih pada 2017 setelah mengalahkan Borneo FC dengan skor telak 5-1 di partai final. Penyerang veteran Cristian Gonzales menjadi bintang pertandingan dengan mencetak hattrick sekaligus menutup turnamen sebagai top skor dengan 11 gol.
Arema kembali naik podium juara pada edisi 2019. Saat itu, mereka mengalahkan rival sesama Jawa Timur, Persebaya Surabaya, dengan agregat 4-2 dalam final dua leg. Final tersebut menjadi yang pertama menggunakan format kandang dan tandang.
Dominasi Singo Edan berlanjut pada 2022 setelah mengalahkan Borneo FC dengan agregat 1-0. Dua tahun berselang, Arema kembali bertemu Borneo FC di partai puncak dan memastikan gelar keempat usai menang melalui adu penalti.
Menariknya, tiga dari empat gelar Arema diraih setelah mengalahkan Borneo FC di final, yakni pada 2017, 2022, dan 2024. Sebaliknya, Borneo FC tercatat tiga kali menjadi runner-up setelah dikalahkan Singo Edan.
Baca Juga: Jadwal Piala Presiden 2026, Cek Format Lengkap dan Jam Tayang
Persib dan Persija Juga Pernah Meraih Trofi
Sebelum era dominasi Arema FC, Persib dan Persija juga pernah mengukir sejarah di ajang Piala Presiden.
Persib Bandung menjadi klub pertama yang meraih juara Piala Presiden pada edisi perdana 2015. Maung Bandung mengalahkan Sriwijaya FC dengan skor 2-0 di final yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Dua gol kemenangan dicetak oleh Achmad Jufriyanto dan Makan Konate.
Persib tampil impresif sepanjang turnamen. Setelah menyapu bersih fase grup, Maung Bandung menyingkirkan Borneo FC di perempat final dan Mitra Kukar di semifinal sebelum memastikan gelar juara.
Sementara itu, Persija Jakarta menjadi juara pada edisi 2018 setelah menaklukkan Bali United dengan skor 3-0 di final. Marko Simic tampil gemilang sepanjang turnamen dan mencetak dua gol pada laga final untuk membawa Macan Kemayoran meraih trofi.
Port FC Ukir Sejarah pada 2025
Piala Presiden memasuki babak baru pada edisi 2025 dengan hadirnya kontestan mancanegara. Port FC asal Thailand mencatatkan sejarah sebagai tim luar negeri pertama yang merebut gelar juara Piala Presiden setelah menekuk klub Inggris, Oxford United, dengan skor 2-1 di final.
Keberhasilan Port FC menjadi juara sekaligus menandai era baru Piala Presiden yang mulai melibatkan klub-klub internasional. Kehadiran peserta luar negeri membuat kualitas persaingan semakin kompetitif.
Piala Presiden 2026 Siap Hadirkan Persaingan Baru
Edisi 2026 kembali menghadirkan delapan peserta, termasuk tiga klub Asia Tenggara, yaitu Port FC (Thailand), DPMM FC (Brunei Darussalam), dan Tampines Rovers FC (Singapura).
Berdasarkan hasil drawing, delapan peserta terbagi ke dalam dua grup. Grup A diisi Persib Bandung, Arema FC, DPMM FC, dan Tampines Rovers FC. Sementara Grup B dihuni Persebaya Surabaya, Persija Jakarta, PSMS Medan, dan Port FC sebagai juara bertahan.
Laga Piala Presiden akan berlangsung pada 25 Juli hingga 6 Agustus 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung. Kehadiran klub-klub regional ini diprediksi akan meningkatkan eskalasi kompetisi sekaligus menjadi tolok ukur kualitas klub-klub Indonesia di level internasional.







