
Pertandingan pekan ke-14 Super League 2025/2026 antara Arema FC vs Malut United di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, berakhir imbang dengan skor 1-1. Laga ini tidak hanya menghadirkan drama gol cepat dan balasan, tetapi juga melahirkan sejumlah fakta menarik bagi kedua tim.
Arema FC yang dijuluki Singo Edan bermain sebagai tim tamu dengan skuad pincang. Sebanyak delapan pemain tidak bisa diturunkan seperti Betinho Filho, Arkhan Fikri, Matheus Blade, dan lainnya. Namun, Singo Edan tetap mampu mencuri satu poin dari Malut United yang tampil dominan dengan kekuatan penuh.
Berikut lima fakta menarik dari duel sengit Arema FC vs Malut United pada Sabtu (29/11/2025).
1. Arema FC Medioker di Kandang tapi Raja Tandang
Secara klasemen, Arema FC masih tertahan di peringkat 9 dengan 17 poin dari 13 pertandingan. Mereka justru kesulitan meraih kemenangan di kandang sendiri, hanya mampu mencatat satu kemenangan sejauh ini.
Namun faktanya, performa mereka justru meledak saat bermain tandang. Arema FC kini membukukan tujuh laga tandang beruntun tanpa kekalahan, dengan rincian 2 menang dan 5 imbang.
Pelatih Arema FC, Marcos Santos, menegaskan tren positif tersebut.
“Di kandang kami agak terganggu, tetapi di luar kandang kami belum kalah dan akan kembali seperti dahulu. Hasil ini tetap memuaskan karena pemain bekerja sangat keras,” ujar Santos, dikutip Antara News (29/11/2025).
Hasil imbang ini menjadi bukti bahwa Arema FC sulit ditaklukkan saat bermain di luar Malang.
2. Gol Perdana yang Krusial dari Ian Puleio
Satu-satunya gol Arema FC dicetak winger asal Argentina, Ian Puleio, pada menit ke-47, tepat setelah babak kedua dimulai.
Faktanya, ini adalah gol perdana Ian Puleio sejak bergabung dengan Singo Edan di Super League 2025/2026. Gol tersebut sangat krusial karena langsung membalas gol cepat Malut United yang dicetak Tyronne del Pino pada menit kedua.
Gol debut ini bukan hanya menyelamatkan Arema dari kekalahan, tetapi juga menjadi jawaban atas keraguan Aremania terhadap kontribusinya. Masih melansir dari Antara News, Ian Puleio memberi apresiasi kepada lawan.
“Tim Malut United luar biasa. Di babak kedua kami bisa melakukan rotasi pemain dan bermain lebih baik,” ungkapnya.
3. Malut United Gagal Mengubah Dominasi Menjadi Kemenangan
Malut United tampil dengan skuad bertabur bintang dan mendominasi pertandingan. Semua pemain inti mereka mulai dari Ciro Alves, David da Silva, hingga Yakob Sayuri diturunkan sejak awal. Dominasi itu terlihat jelas dari penguasaan bola yang mencapai 61% dan 14 tembakan yang mereka lepaskan ke arah gawang Arema FC.
Namun, dominasi tersebut hanya menghasilkan satu gol. Pelatih Hendri Susilo tak menutupi rasa kecewanya terhadap penyelesaian akhir timnya.
“Kami kecewa karena tak bisa meraih tiga poin. Ada banyak peluang yang kami ciptakan, tetapi kami hanya bisa mencetak satu gol. Pemain juga sudah bekerja keras. Namun inilah sepak bola. Saya merasa kami tidak beruntung sore ini,” ujar Hendri, dikutip Antara News (29/11/2025).
Baca juga: Duet Ezra Walian dan Jose Enrique Jadi Senjata Mematikan Persik Kediri
4. Lucas Frigeri Pahlawan Arema FC
Kiper Arema FC, Lucas Frigeri, kembali membuktikan kualitasnya sebagai salah satu penjaga gawang terbaik di liga. Dalam laga Arema FC vs Malut United, Lucas Frigeri tampil luar biasa dengan beberapa penyelamatan penting, termasuk peluang berbahaya dari Tyronne del Pino dan sejumlah tembakan jarak dekat.
Jika bukan karena aksinya, Malut United hampir pasti mencetak lebih dari satu gol. Lucas Frigeri menjadi alasan utama Singo Edan mempertahankan rekor tak terkalahkan di laga tandang.
5. H2H Arema FC vs Malut United Sangat Berimbang
Hasil imbang 1-1 ini memperpanjang catatan pertemuan yang sangat seimbang antara Arema FC vs Malut United di kasta tertinggi Liga 1. Dalam tiga laga terakhir, kedua tim saling mengalahkan dan kemudian berbagi poin, tanpa ada yang benar-benar mendominasi.
Berikut head to head Arema FC vs Malut United:
- 19 Oktober 2024: Arema FC vs Malut United 3 – 1
- 04 Maret 2025: Malut United vs Arema FC 2-1
- 29 November 2025: Malut United vs Arema FC 1-1
Catatan ini menunjukkan bahwa setiap duel Arema FC vs Malut United selalu berlangsung ketat dan sulit diprediksi.








