
Ajang Pemain dan Pelatih Terbaik Pekan Ke-12 BRI Super League musim 2025/2026 telah resmi diumumkan setelah rangkaian laga sengit rampung digelar. Persaingan di papan atas klasemen semakin memanas, sementara tim-tim di papan bawah berjuang keras untuk bangkit. Pekan ini menyoroti bagaimana pilar lokal mampu bersaing dengan gempuran pemain impor yang mendominasi daftar pencetak gol.
Pekan ke-12 menyajikan berbagai drama di lapangan hijau, mulai dari kemenangan dramatis, rekor yang terus berlanjut, hingga hasil imbang di laga derby penuh gengsi. Pemilihan Pemain dan Pelatih Terbaik Pekan Ke-12 BRI Super League didasarkan pada kontribusi vital mereka yang tidak hanya memenangkan pertandingan, tetapi juga mengangkat performa tim secara keseluruhan. Mari kita ulas siapa saja yang pantas menyandang predikat bergengsi pekan ini.
Mengulas Daftar Pemain dan Pelatih Terbaik Pekan Ke-12 BRI Super League
Setelah menganalisis hasil dan performa individu di delapan pertandingan, beberapa nama menonjol sebagai Pemain dan Pelatih Terbaik Pekan Ke-12 BRI Super League. Penilaian ini didasarkan pada kontribusi signifikan mereka terhadap hasil akhir tim, baik melalui gol, assist, maupun keputusan taktikal yang jitu.
Menariknya, daftar pemain terbaik pekan ini diisi oleh individu yang menjadi penentu kemenangan timnya, baik melalui comeback dramatis, gol tunggal pemecah kebuntuan, maupun performa konsisten penjaga rekor. Berikut adalah ulasan lengkap tiga pemain dan satu pelatih yang bersinar di pekan ke-12.
1. Eksel Runtukahu (Persija Jakarta)
Nama pertama yang bersinar dan layak masuk daftar adalah striker lokal Persija Jakarta, Eksel Runtukahu. Ia menjadi pahlawan kemenangan Macan Kemayoran saat bertandang ke markas Arema FC dalam laga yang penuh tekanan. Dalam pertandingan tersebut, Persija sempat tertinggal lebih dulu dari tim tuan rumah melalui gol Valdeci pada menit ke-12.
Eksel Runtukahu menunjukkan mentalitas juaranya di babak kedua dengan mencetak dua gol (brace) untuk membalikkan keadaan. Yang lebih impresif, kedua gol tersebut tercipta hanya dalam interval waktu dua menit saja, yaitu pada menit ke-47 dan 49′. Performa ini membuktikan bahwa Pemain dan Pelatih Terbaik Pekan Ke-12 BRI Super League tidak hanya didominasi oleh pemain asing.
Gol pertama lahir berkat assist matang dari Bruno Tubarao, sementara gol kedua tercipta melalui umpan akurat Dony Tri Pamungkas. Kemenangan comeback ini sangat penting bagi Persija untuk menjaga asa mereka di papan atas klasemen. Eksel Runtukahu membuktikan kualitasnya sebagai predator lokal yang tajam ketika diberi kepercayaan.
2. Mariano Peralta (Borneo FC)
Pilar impor yang tak kalah gemilang adalah Mariano Peralta, penyerang andalan Borneo FC. Pemain asal Argentina ini menjadi aktor utama di balik kemenangan 2-0 Pesut Etam di markas Semen Padang. Kemenangan ini semakin mengukuhkan posisi Borneo FC di puncak klasemen dengan rekor sempurna yang masih terjaga.
Peralta langsung menggebrak dengan membuka keunggulan timnya saat laga baru berjalan enam menit, memanfaatkan umpan dari Joel Vinicius. Gol cepat ini menunjukkan kesiapan mental dan strategi matang dari tim tamu untuk mendominasi permainan. Tidak berhenti di situ, Peralta kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-61, memastikan ia mencetak brace dan mengunci tiga poin penuh untuk Borneo FC.
Pergerakannya yang licin dan penyelesaian akhir yang klinis menjadikannya salah satu penyerang asing paling berbahaya musim ini. Kontribusinya yang konsisten menempatkannya dalam jajaran Pemain dan Pelatih Terbaik Pekan Ke-12 BRI Super League. Kemenangan ini juga memperpanjang catatan impresif timnya di awal musim.
3. Abu Kamara (PSM Makassar)
Satu lagi pemain asing yang masuk daftar terbaik adalah Abu Kamara dari PSM Makassar. Berbeda dengan dua pemain sebelumnya yang mencetak brace, Kamara menjadi penentu kemenangan timnya lewat gol tunggal. Perannya sangat vital bagi Juku Eja yang sedang berada dalam tren negatif sebelum laga ini.
PSM Makassar bertandang ke markas Dewa United dengan catatan buruk, yakni gagal meraih kemenangan dalam empat pertandingan sebelumnya. Abu Kamara hadir sebagai pemecah kebuntuan tersebut. Gol tunggalnya pada menit ke-32, setelah menerima umpan matang dari Jacques Themopole, sudah cukup untuk membawa pulang tiga poin penuh.
Gol ini tidak hanya memberikan kemenangan krusial, tetapi juga mengangkat moral tim PSM Makassar yang sedang terpuruk. Kontribusi vital inilah yang layak membuatnya mendapat predikat sebagai salah satu Pemain dan Pelatih Terbaik Pekan Ke-12 BRI Super League.
Baca Juga: Asa Suporter Persib di Asia Klok Siap Pikul Tanggung Jawab
Analisis Pelatih Terbaik: Dominasi Taktik Fabio Lefundes (Borneo FC)
Di kategori pelatih, penghargaan Pemain dan Pelatih Terbaik Pekan Ke-12 BRI Super League jatuh kepada arsitek Borneo FC, Fabio Lefundes. Pelatih asal Brasil berusia 53 tahun ini sukses menjaga rekor 100% kemenangan timnya di awal musim 2025/2026. Borneo FC berhasil meraih kemenangan ke-10 dari 10 laga yang telah dimainkan, sebuah pencapaian yang luar biasa di liga yang sangat kompetitif.
Kemenangan 2-0 di markas Semen Padang menjadi bukti terbaru kejelian taktik Lefundes. Salah satu kunci suksesnya adalah kemampuannya memaksimalkan potensi penuh dari para pemain asing yang dimiliki Borneo FC. Dalam laga tersebut, Lefundes mengambil keputusan berani dengan memainkan tujuh pemain asingnya sejak menit awal.
Keputusan ini terbayar lunas, terutama di lini depan yang sepenuhnya dipercayakan kepada legiun impor. Strategi ini berhasil meredam perlawanan Semen Padang dan memastikan dominasi Borneo FC terus berlanjut tanpa hambatan. Fabio Lefundes layak menyandang status pelatih terbaik dalam daftar Pemain dan Pelatih Terbaik Pekan Ke-12 BRI Super League berkat konsistensi dan strategi jitunya.








