
Pertandingan di BRI Super League 2025/2026 semakin memanas dan dipenuhi berbagai drama menarik. Memasuki pekan ke-13, satu hal yang mencuri perhatian publik sepak bola Indonesia adalah catatan gol menit akhir Persija Jakarta. Macan Kemayoran menjadi tim dengan gol menit akhir terbanyak musim ini, membuat julukan “raja gol menit akhir” terasa sangat layak disematkan kepada klub ini.
Persija berulang kali mencetak gol menit akhir atau gol di atas menit ke-90 yang mampu mengubah hasil pertandingan. Di saat banyak tim mulai kehilangan fokus, Persija Jakarta justru tampil paling berbahaya.
Statistik Gol Menit Akhir yang Menggambarkan Mental Baja
Sepanjang musim 2025/2026, Persija Jakarta telah berhasil mencetak total lima gol setelah menit ke-90, menjadikannya tim dengan catatan gol injury time terbanyak di liga. Gol-gol tersebut hadir dalam berbagai skenario penting, mulai dari gol penentu kemenangan, penyama kedudukan, hingga gol yang memastikan poin aman bagi Macan Kemayoran.
Catatan luar biasa ini menunjukkan bahwa Persija Jakarta mampu menjaga fokus hingga detik terakhir. Ketika lawan mulai menurunkan tempo dan konsentrasi, Persija justru meningkatkan tekanan. Tak heran jika tim-tim lawan selalu waspada ketika menghadapi Persija, karena pertandingan benar-benar belum berakhir sampai peluit panjang berbunyi.
Faktor yang Membuat Persija Sangat Berbahaya di Injury Time
Ada beberapa faktor yang membuat Persija Jakarta begitu dominan di menit-menit akhir laga. Pertama adalah mentalitas tidak menyerah yang sudah melekat sebagai identitas tim besar. Para pemain Persija percaya bahwa peluang bisa muncul kapan saja, termasuk di detik-detik terakhir, sehingga mereka tetap agresif meski waktu hampir habis.
Selain itu, kualitas pemain pengganti juga menjadi pembeda. Nama-nama seperti Allano, Eksel Runtukahu, hingga beberapa pemain muda sering membawa energi baru ketika masuk di babak kedua. Kondisi ini membuat pertahanan lawan bekerja lebih keras di menit akhir.
Faktor lainnya adalah kedisiplinan fisik dan rotasi yang tepat. Persija Jakarta mampu menjaga ritme permainan selama 90 menit lebih, menunjukkan bahwa program latihan dan manajemen beban dijalankan dengan baik.
Tak kalah penting adalah taktik mematikan di menit-menit akhir. Pelatih asal Brasil, Mauricio Souza, biasanya meningkatkan intensitas tekanan, menambah jumlah pemain di kotak penalti, serta memaksa lawan bertahan lebih dalam. Tekanan beruntun ini membuat peluang gol menit akhir semakin mungkin tercipta.
Daftar Gol Persija di Atas Menit 90
Berikut beberapa momen dramatis Persija Jakarta yang tercipta di menit-menit akhir musim ini.
- Persija Jakarta vs Persita Tangerang: menit 90+3 (10 Agustus 2025)
- Persija Jakarta vs Persis Solo: menit 90+3 (16 Agustus 2025)
- Persija Jakarta vs Dewa United: menit 90+4 (29 Agustus 2025)
- Persija Jakarta vs Borneo FC: menit 90+8 (28 September 2025)
- Persija Jakarta vs PSBS Biak: menit 90+2 (31 Oktober 2025)
Mayoritas gol tersebut berujung pada kemenangan atau penyelamat satu poin penting. Tanpa gol-gol ini, posisi Persija Jakarta di klasemen kemungkinan besar akan jauh berbeda.
Baca Juga: Persiapan Persik vs Persija Panas Ong Kim Swee Butuh Lawan
Daftar Enam Klub Paling Sering Mencetak Gol Menit Akhir
Selain Persija Jakarta, berikut daftar enam klub dengan gol menit akhir terbanyak musim ini, melansir dari data Transfermarkt.
- Persija Jakarta: 5 gol (vs Persita, Persis Solo, Dewa United, Borneo FC, PSBS Biak)
- Persib Bandung: 4 gol (vs Persijap, PSIM, Arema FC, Persita)
- Borneo FC: 3 gol (vs Persis Solo, Arema FC, Dewa United)
- Arema FC: 3 gol (vs Bhayangkara FC, Dewa United, Borneo FC)
- Bali United: 3 gol (vs Persik, Malut United, Semen Padang)
- Persita Tangerang: 3 gol (vs PSM, Persib, PSIM)
Julukan raja gol menit akhir membuktikan bahwa di musim BRI Super League 2025/2026, Persija Jakarta adalah tim yang memiliki mental baja dan kedisiplinan fisik yang superior. Meskipun Borneo FC saat ini masih memimpin posisi teratas, kemampuan Persija untuk terus berjuang hingga detik terakhir menjadikan mereka ancaman terbesar dan pesaing kuat dalam perebutan gelar juara.








