Beranda Liga Indonesia Borneo FC Siap Bangkit Usai 2 Kekalahan Beruntun

Borneo FC Siap Bangkit Usai 2 Kekalahan Beruntun

22
0
Borneo FC siap bangkit
Borneo FC (instagram.com/borneofc.id)

Borneo FC siap bangkit setelah mengalami dua kekalahan beruntun di BRI Super League 2025/2026. Meski sempat terpeleset, tim berjuluk Pesut Etam itu menegaskan tidak ingin larut dalam tren negatif dan bertekad kembali ke jalur kemenangan.

Pada awal musim, Borneo FC Samarinda tampil luar biasa. Mereka mencatatkan start impresif dengan menyapu bersih kemenangan dalam 11 laga awal kompetisi. Konsistensi tersebut sempat mengantar Borneo FC kokoh di puncak klasemen dan menjadi salah satu kandidat kuat juara musim ini.

Namun, performa apik itu sedikit terganggu dalam dua pertandingan terakhir. Borneo FC harus mengakui keunggulan Bali United dengan skor tipis 0-1 di kandang sendiri. Tak lama berselang, Pesut Etam kembali tumbang saat bertandang ke markas Persib Bandung dengan skor 1-3. Dua hasil ini menjadi kekalahan beruntun pertama Borneo FC musim ini.

Meski demikian, posisi Borneo FC di klasemen masih terjaga. Tim asuhan Fabio Lefundes tetap memimpin klasemen sementara BRI Super League 2025/2026 dengan koleksi 33 poin dari 13 pertandingan. Situasi ini menjadi bukti bahwa dua kekalahan tersebut belum menggoyahkan fondasi kekuatan tim.

Fajar Fathurrahman Tegaskan Borneo FC Siap Bangkit

Borneo FC siap bangkit
Borneo FC (instagram.com/borneofc.id)

Salah satu penggawa andalan Borneo FC, Fajar Fathurrahman, menegaskan bahwa timnya tidak panik menghadapi situasi ini. Menurutnya, fase naik turun merupakan hal yang wajar dalam kompetisi sepak bola yang panjang.

“Saya pikir setiap tahun pasti ada situasi seperti ini. Tapi Borneo tetaplah Borneo. Dari tahun kemarin juga kami bermain bagus, intinya tetap konsisten saja,” ujar Fajar, dikutip dari I.League.

Fajar juga menekankan bahwa dua kekalahan tersebut tidak memengaruhi stabilitas tim. Justru, Muhammad Sihran dan kawan-kawan semakin termotivasi untuk melakukan evaluasi dan perbaikan.

“Kekalahan ini kami evaluasi. Tim juga dalam kondisi beberapa pemain sakit dan cedera,” lanjutnya.

Meski begitu, Fajar menegaskan tidak ingin menjadikan kondisi tersebut sebagai alasan. Ia optimistis Borneo FC siap bangkit dan kembali meraih hasil maksimal di laga-laga berikutnya.

“Namun itu tidak bisa jadi alasan. Kami akan tetap bermain sesuai instruksi pelatih dan memberikan yang terbaik untuk meraih kemenangan,” tegas eks pemain Timnas Indonesia U-22 itu.

Tantangan Berat Menanti di Markas Persebaya

Borneo FC siap bangkit
Borneo FC (instagram.com/borneofc.id)

Setelah dua kekalahan beruntun, Borneo FC langsung dihadapkan pada ujian berat. Mereka dijadwalkan bertandang ke markas Persebaya Surabaya pada pekan ke-14 BRI Super League 2025/2026. Laga tersebut akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (20/12/2025).

Pertandingan ini diprediksi tidak mudah. Persebaya Surabaya tengah berada dalam suasana baru setelah berpisah dengan pelatih Eduardo Perez. Faktor tuan rumah dan motivasi tinggi Bajol Ijo menjadi tantangan tersendiri bagi Pesut Etam.

Baca Juga: 5 Fakta Krusial Kekalahan Persib vs Malut United, Duka Maung Bandung

Manajemen Klub Ajak Tim Tetap Tenang dan Fokus

Borneo FC siap bangkit
Borneo FC (instagram.com/borneofc.id)

Menanggapi situasi tim, manajer Borneo FC, Dandri Dauri, menyampaikan bahwa manajemen memilih pendekatan tenang. Usai laga kontra Persib, seluruh pemain dan tim pelatih diberikan waktu libur singkat.

“Kami berikan ruang untuk pelatih dan pemain. Dengan tetap berpesan untuk menjaga kondisi serta mengevaluasi diri,” ujar Dandri dikutip laman resmi Borneo FC.

Ia menekankan bahwa tidak boleh ada kekecewaan berlarut-larut. Menurutnya, dua kekalahan tidak seharusnya menghapus pencapaian 11 kemenangan yang telah diraih sebelumnya.

“Kita harus adil, jangan karena kalah dua kali langsung patah semangat, kemarin kan kita sudah menang 11 kali,” katanya.

Dandri menegaskan bahwa sepak bola selalu memiliki dinamika naik dan turun. Yang terpenting adalah bagaimana tim merespons situasi sulit tersebut.

“Jadi saya harap, dengan kita kembali berlatih ini, semua pemain kembali berambisi dan bersemangat untuk merapatkan barisan,” tutup Dandri.

Dengan komitmen kuat dari manajemen, evaluasi menyeluruh oleh pelatih Fabio Lefundes, serta mentalitas baja para pemain seperti Fajar Fathurrahman, Borneo FC menunjukkan bahwa mereka bukanlah tim yang mudah menyerah. Ujian melawan Persebaya di Gelora Bung Tomo akan menjadi panggung pembuktian.

Borneo FC siap bangkit dan bertekad keras membuktikan bahwa dua kekalahan terakhir hanyalah jeda singkat sebelum mereka kembali mengamankan posisi teratas dan memperkuat ambisi sebagai kandidat juara BRI Super League 2025/2026.