
Jelang pertandingan Persib Bandung vs Dewa United pada pekan ke-13 Super League 2025/2026 diprediksi menjadi salah satu duel paling panas musim ini. Laga krusial tersebut akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Jumat, 21 November 2025 mendatang.
Musim lalu, Dewa United menciptakan luka mendalam bagi Persib setelah menang 2-0 di GBLA pada Januari 2025. Kekalahan tersebut masih membekas di kalangan Bobotoh dan menjadi pemicu semangat besar bagi para pemain Persib untuk menuntaskan misi balas dendam. Kini, di bawah komando Bojan Hodak, Maung Bandung datang dengan motivasi tinggi untuk menunjukkan bahwa mereka telah berkembang menjadi tim yang jauh lebih matang, solid, dan siap bersaing di jalur juara.
Persib Bandung Siap Tempur Hadapi Dewa United
Persib Bandung memasuki masa persiapan dengan kondisi tim yang jauh lebih bugar dan fokus. Setelah menjalani jadwal padat dengan lima pertandingan dalam 20 hari, skuad Maung Bandung mendapat waktu rehat yang cukup dari pelatih Bojan Hodak. Masa jeda ini dimanfaatkan para pemain untuk memulihkan kondisi fisik sekaligus mengembalikan energi sebelum menghadapi Dewa United.
Eliano Reijnders, adalah salah satu pemain yang merasakan manfaat besar dari masa libur ini. Setelah kembali dari Belanda, Eli langsung fokus bergabung dalam sesi latihan di Lapangan Pendamping GBLA. Ia mengaku sangat bersemangat menatap laga pekan ke-13 ini.
“Bagus sekali bisa pulang ke Belanda bertemu keluarga. Sekarang kami mulai lagi latihan dan mempersiapkan diri menghadapi Dewa United,” ujar Eli dikutip laman resmi Persib Bandung.
Ia menilai waktu istirahat yang diberikan pelatih sangat membantu pemulihan fisik pemain. “Selama 20 hari terakhir kami bermain lima kali, jadi istirahat ini penting. Dengan begitu, kami bisa berada dalam kondisi seratus persen saat menghadapi Dewa United,” tambahnya.
Tidak hanya Eli, Marc Klok pun merasakan manfaat yang sama. Kapten Persib tersebut menikmati waktu libur berkualitas bersama keluarga sebelum kembali fokus ke latihan intensif.
“Itu bagus untuk penyegaran dan membangkitkan semangat lagi. Sekarang waktunya melanjutkan pekerjaan,” ucapnya.
Klok juga menegaskan bahwa atmosfer dan energi tim sedang berada pada level terbaik. Kemenangan beruntun di Super League dan AFC Champions League Two membuat chemistry tim semakin solid.
“Semua memiliki kualitasnya masing-masing dan bekerja untuk satu tujuan. Saya senang dengan energi dan semangat tim seperti ini,” tutupnya.
Baca Juga: Awas Keok! Persib Dihadang Jadwal Super Padat Jelang Tutup Tahun 2025
Misi Balas Dendam Menghapus Noda Lama di GBLA
Dengan kondisi fisik yang kembali bugar dan rasa percaya diri yang tinggi, Persib menatap laga kontra Dewa United dengan satu misi utama yaitu Balas Dendam. Motivasi ini muncul setelah Maung Bandung gagal meraih kemenangan dalam dua pertemuan terakhir, yaitu sekali imbang 1-1 dan sekali menelan kekalahan telak 0-2 di GBLA.
Meski memiliki waktu persiapan yang lebih panjang, Persib tidak ingin terlena. Gelandang muda Beckham Putra Nugraha menegaskan bahwa tim harus menjaga ritme positif enam kemenangan beruntun yang telah mereka bangun.
“Kami harus menjaga ritme ini karena tidak mudah. Setelah 6 pertandingan tidak menerima kekalahan, ini menjadi catatan bagus buat tim untuk menghadapi Dewa United,” ujar Beckham melansir dari akun resmi Persib Bandung.
Beckham bahkan secara gamblang menjadikan rekor buruk musim lalu sebagai pemicu. “Tahun lalu kami kurang bagus. Putaran pertama kami draw, putaran kedua kami kalah di kandang. Tentunya, itu menjadi catatan dan motivasi lebih buat kami untuk membalas pertandingan nanti tanggal 21,” tegasnya.
Pertandingan ini bukan hanya sekadar mengejar tiga poin, tetapi mengembalikan citra GBLA sebagai benteng kokoh Persib yang tidak boleh dijebol oleh tim manapun, apalagi di hadapan Bobotoh. Kemenangan akan menjadi penegasan bahwa Persib Bandung di bawah Bojan Hodak telah matang secara mental dan taktik.
Pemain Kunci Persib Bandung
Meskipun Persib Bandung harus kehilangan Lucho Guaycochea akibat skors atau cedera, Bojan Hodak tetap mengandalkan sejumlah pemain kunci untuk melawan Dewa United. Marc Klok berperan sebagai jantung tim dan pemimpin di lapangan, menjadi kunci pengatur ritme permainan.
Selain Klok, fokus utama serangan terletak pada duet penyerang. Stefano Beltrame diandalkan sebagai sumber assist dan memiliki finishing tajam, sementara William Marcilio menjadi tumpuan di lini depan berkat kekuatan fisik dan ketajamannya. Dengan komposisi pemain ini, mampukah Persib Bandung menuntaskan misi balas dendam di GBLA?







