Beranda Liga Indonesia 5 Kiper Timnas Indonesia Jelang FIFA Series, Siapa Pilihan Utama?

5 Kiper Timnas Indonesia Jelang FIFA Series, Siapa Pilihan Utama?

24
0

Performa kiper Timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026 menjadi sorotan utama. Pelatih anyar, John Herdman, memanggil lima penjaga gawang dengan catatan impresif untuk memperkuat skuad Garuda.

FIFA Series akan digelar pada 27–30 Maret 2026 mendatang. Timnas Indonesia akan bertindak sebagai tuan rumah dan berlaga di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). 

skuad Garuda dijadwalkan menghadapi Saint Kitts and Nevis pada laga pembuka. Jika menang, Timnas Indonesia akan bertemu pemenang duel Bulgaria vs Kepulauan Solomon. Berikut statistik lima kiper Timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026.

1. Emil Audero 

kiper Timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026

Emil Audero menjadi sosok paling mentereng berkat pengalamannya di kasta tertinggi sepak bola Italia. Kiper kelahiran Mataram, 18 Januari 1997 ini tampil reguler bersama Cremonese di Serie A. Berdasarkan data Fotmob, Audero mencatatkan 28 penampilan musim ini dengan 8 clean sheet dan 37 kali kebobolan.

Statistik yang paling menonjol dari Audero adalah kemampuannya dalam menahan gempuran lawan. Ia telah membukukan 103 penyelamatan (saves) dengan rata-rata rating 6,91 per pertandingan. Pengalamannya menghadapi striker kelas dunia menjadikannya kandidat terkuat nomor satu di era John Herdman.

2. Maarten Paes

kiper Timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026

Pesaing terdekat Audero adalah Maarten Paes yang kini membela raksasa Belanda, AFC Ajax. Meski baru bergabung dari FC Dallas awal tahun ini, Paes langsung menunjukkan kualitasnya. 

Dari 4 laga awal, ia mengemas 2 clean sheet dan 13 penyelamatan penting dengan hanya kebobolan 4 gol. Dengan rating 7,18, Paes adalah kiper modern yang unggul dalam build-up serangan dan ketenangan di bawah tekanan tinggi.

3. Nadeo Argawinata

kiper Timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026

Di level domestik, Nadeo Argawinata tetap konsisten sebagai salah satu yang terbaik. Bersama Borneo FC di BRI Super League, kiper berusia 29 tahun ini mencatatkan 8 clean sheet dan 25 kebobolan dari 25 pertandingan. 

Nadeo unggul dalam refleks kilat dengan 92 penyelamatan, terbanyak di antara kiper lokal lainnya musim ini, hanya kalah dari Mike Hauptmeijer dan Kadu.

Baca Juga: 3 Pemain Comeback ke Timnas Indonesia Jelang FIFA Series

4. Ernando Ari Sutaryadi

kiper Timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026

Ernando Ari adalah sosok kiper muda yang sudah memiliki jam terbang internasional tinggi bersama Timnas senior. Di level klub bersama Persebaya Surabaya, Ernando mencatatkan statistik yang tak kalah mentereng. Dari 23 laga, ia mengemas 7 clean sheet  dan 27 kebobolan.

Ernando seringkali menjadi pahlawan dalam situasi adu penalti atau saat menghadapi peluang satu lawan satu. Dengan 82 penyelamatan, ia berada tepat satu strip di bawah Nadeo dalam daftar kiper dengan saves terbanyak.

5. Cahya Supriadi 

kiper Timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026

Nama terakhir yang melengkapi daftar pilihan John Herdman adalah Cahya Supriadi. Kiper muda berbakat yang kini memperkuat PSIM Yogyakarta ini membuktikan bahwa usia bukan halangan untuk bersaing di level tertinggi. Sepanjang musim ini, Cahya tampil solid dalam 23 pertandingan dengan catatan 8 clean sheet dan hanya kebobolan 30 kali.

Tidak hanya itu, ia juga mencatatkan 75 penyelamatan krusial yang menyelamatkan timnya dari kekalahan. Di usianya yang baru menginjak 23 tahun, perkembangan Cahya sangat menjanjikan dan statistiknya menunjukkan bahwa ia mampu memberikan tekanan bagi para kiper senior di skuad Garuda.

Itulah peta kekuatan lima kiper Timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026. Pelatih John Herdman kini memiliki banyak pilihan untuk menentukan siapa yang paling siap menjaga gawang Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) nanti.

Dari daftar statistik di atas, kira-kira siapa yang paling layak menjadi starter saat menghadapi Saint Kitts and Nevis?