
Musim Super League 2026 diprediksi akan menjadi salah satu edisi paling menarik dalam perjalanan sepak bola Indonesia.
Bukan hanya karena persaingan antarklub yang semakin ketat, tetapi juga karena potensi hadirnya sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia yang berpeluang melanjutkan karier di kompetisi domestik.
Dalam beberapa musim terakhir, Super League mulai dilirik pemain diaspora dan naturalisasi sebagai destinasi serius. Faktor menit bermain, kedekatan dengan Timnas, hingga meningkatnya kualitas kompetisi menjadi alasan utama.
Mengacu pada dinamika bursa transfer terkini, ada tiga nama pemain naturalisasi yang dinilai memiliki peluang besar tampil di Super League 2026.
1. Joey Pelupessy, Gelandang Berpengalaman yang Masuk Radar Persib

Nama Joey Pelupessy menjadi yang paling sering dibicarakan dalam rumor transfer menuju Super League 2026.
Gelandang bertahan Timnas Indonesia ini saat ini masih memperkuat Lommel SK di Belgia, namun situasi kontraknya membuka peluang kepindahan pada bursa transfer awal tahun depan.
Pelupessy dikenal sebagai gelandang dengan karakter pekerja keras, disiplin dalam bertahan, serta piawai membaca permainan. Tipikal pemain seperti ini sangat dibutuhkan klub-klub papan atas Super League yang mengincar konsistensi sepanjang musim.
Melansir dari detik, tak heran jika namanya dikaitkan dengan Persib Bandung, tim yang kerap mencari sosok gelandang berpengalaman untuk menjaga keseimbangan lini tengah.
Bagi Joey Pelupessy, bermain di Super League 2026 juga bisa menjadi langkah strategis. Kedekatan dengan agenda Timnas Indonesia serta peran sentral yang berpotensi ia dapatkan menjadi nilai plus.
Jika transfer ini terealisasi, Persib berpeluang mendapatkan figur pemimpin di ruang ganti sekaligus motor permainan di lapangan.
Baca juga: Piala AFF 2026: Jadwal Drawing, Calon Lawan, Peluang Juara Timnas Indonesia
2. Maarten Paes, Opsi Mewah di Bawah Mistar

Berikutnya ada Maarten Paes, penjaga gawang andalan Timnas Indonesia yang kini bermain di Major League Soccer bersama FC Dallas.
Nama Paes mencuat dalam rumor transfer ke Super League 2026 karena beberapa klub besar Indonesia tengah mencari kiper dengan kualitas internasional.
Secara teknis, Paes memiliki paket lengkap sebagai penjaga gawang modern. Refleks cepat, distribusi bola yang baik, serta pengalaman bermain di liga kompetitif membuatnya menjadi aset berharga.
Ia juga telah membuktikan kapasitasnya bersama Timnas Indonesia dalam sejumlah laga penting. Meski demikian, mendatangkan Paes bukan perkara mudah. Statusnya sebagai kiper utama di klub saat ini serta kontrak yang masih berjalan membuat transfer ini tergolong sulit.
Namun, rumor yang beredar menunjukkan bahwa Super League 2026 mulai dipandang sebagai liga yang layak dipertimbangkan pemain top, bukan sekadar opsi terakhir.
Jika salah satu klub Super League berhasil merekrut Maarten Paes, dampaknya akan sangat besar. Tidak hanya meningkatkan kualitas tim, tetapi juga memperkuat citra kompetisi di mata publik sepak bola Asia.
3. Ivar Jenner, Mencari Menit Bermain dan Peran Lebih Besar

Nama ketiga adalah Ivar Jenner, gelandang muda naturalisasi yang juga merupakan kapten Timnas Indonesia U-22. Berbeda dengan dua nama sebelumnya, rumor kepindahan Jenner lebih didorong oleh kebutuhan akan menit bermain.
Di klubnya saat ini, FC Utrecht, Ivar Jenner belum mendapatkan peran signifikan. Jam terbang yang minim membuat masa depannya kerap menjadi bahan spekulasi. Kondisi ini membuka peluang bagi klub Super League untuk menawarkan peran yang lebih jelas dan berkelanjutan.
Beberapa klub disebut tertarik memantau situasi Jenner, termasuk Persija Jakarta dan Dewa United. Bagi Ivar, bermain di Super League 2026 bisa menjadi langkah realistis untuk mengembangkan karier, sekaligus menjaga performanya agar tetap kompetitif di level Timnas.
Super League juga dikenal memberi ruang bagi pemain muda untuk berkembang, terutama mereka yang memiliki disiplin taktik dan visi bermain seperti Jenner. Jika transfer ini terwujud, ia berpotensi menjadi salah satu gelandang lokal-naturalisasi paling menonjol di liga.
Baca juga: Panas! Jadwal BRI Super League Pekan 15 Ada Duel Raksasa
Super League 2026 dan Daya Tarik Pemain Naturalisasi
Meningkatnya minat pemain naturalisasi terhadap Super League 2026 tidak terjadi secara tiba-tiba. Kompetisi yang semakin profesional, dukungan suporter yang besar, serta eksposur media yang luas membuat liga Indonesia semakin kompetitif secara regional.
Kehadiran pemain naturalisasi juga membawa dampak positif bagi perkembangan pemain lokal. Persaingan yang sehat memaksa klub meningkatkan standar latihan, strategi, dan manajemen tim.
Dari sudut pandang liga, hal ini turut mendongkrak kualitas pertandingan dan nilai jual kompetisi.
Jika Joey Pelupessy, Maarten Paes, dan Ivar Jenner benar-benar tampil di Super League 2026, maka musim tersebut berpotensi menjadi titik penting dalam transformasi sepak bola Indonesia.
Bukan hanya sebagai panggung domestik, tetapi juga sebagai liga yang mampu menarik pemain berpengalaman dengan latar belakang sepak bola Eropa dan Amerika.







