
Persija Jakarta mulai melakukan perombakan besar-besaran untuk menyambut musim 2026/2027. Manajemen Macan Kemayoran resmi mengumumkan perpisahan dengan tujuh pemain asing yang menjadi bagian dari skuad musim lalu.
Langkah ini menunjukkan keseriusan Persija Jakarta dalam membangun skuad yang lebih kompetitif untuk menghadapi musim 2026/2027. Keputusan tersebut diambil setelah manajemen melakukan evaluasi menyeluruh usai menutup kompetisi musim 2025/2026 di posisi ketiga klasemen akhir.
Berikut tujuh pemain asing yang dipastikan tidak lagi berseragam Persija Jakarta pada musim depan.
1. Carlos Eduardo
Carlos Eduardo menjadi salah satu pemain yang paling berkesan dalam skuad Persija Jakarta. Kiper asal Brasil tersebut telah membela Macan Kemayoran selama dua musim dan tampil dalam 39 pertandingan di Super League.
Selama periode tersebut, Carlos berhasil mencatatkan 15 clean sheet atau nirbobol. Kontribusinya di bawah mistar gawang menjadi salah satu faktor penting yang membantu Persija meraih hasil positif dalam beberapa musim terakhir.
2. Bruno Tubarao
Bruno Tubarao menjadi salah satu pemain yang cukup konsisten di sektor kanan Persija Jakarta sepanjang musim 2025/2026. Pemain asal Brasil tersebut mencatatkan 27 penampilan dengan kontribusi satu gol dan empat assist.
Fleksibilitasnya bermain sebagai bek kanan maupun winger membuatnya menjadi salah satu andalan Macan Kemayoran sepanjang musim. Kemampuan bertahan dan membantu serangan menjadikannya sosok penting dalam skema permainan Persija.
3. Jean Mota
Persija Jakarta dan Jean Mota sepakat untuk tidak melanjutkan kerja sama pada musim depan. Gelandang asal Brasil tersebut memberikan kontribusi penting di lini tengah tim sepanjang musim.
Selama membela Persija, Jean Mota mencatatkan satu gol dan empat assist. Meski tidak selalu tampil mencolok dalam statistik, perannya dalam mengatur ritme permainan cukup membantu keseimbangan tim.
4. Emaxwell Souza
Nama Emaxwell Souza menjadi salah satu yang paling mencuri perhatian pada musim lalu. Penyerang asal Brasil tersebut berhasil mencatatkan 16 gol dan 4 assist sepanjang musim 2025/2026.
Catatan tersebut membuat Emaxwell menjadi top skor Persija Jakarta musim lalu. Ketajamannya di depan gawang menjadikan dirinya sebagai andalan lini serang Macan Kemayoran sekaligus salah satu pemain favorit Jakmania.
Baca Juga: Persija Jadi Klub Penyumbang Pemain Terbanyak ke Timnas Indonesia
5. Allano Lima
Allano Lima juga masuk dalam daftar pemain yang berpisah dengan Persija Jakarta. Winger asal Brasil tersebut menjadi salah satu motor serangan tim dengan torehan sembilan gol dan sembilan assist sepanjang musim 2025/2026.
Kecepatan, kreativitas, dan kemampuannya menciptakan peluang membuat Allano menjadi salah satu pemain yang cukup berpengaruh dalam permainan Persija sepanjang musim.
6. Thales Lira
Thales Lira bergabung dengan Persija Jakarta dengan status pinjaman dan berhasil memberikan kontribusi positif selama berada di ibu kota. Bek asal Brasil tersebut mencatatkan 20 penampilan bersama Macan Kemayoran.
Kehadirannya di lini belakang memberikan tambahan kekuatan bagi pertahanan Persija, terutama pada paruh kedua musim saat tim berupaya mengamankan posisi di papan atas klasemen. Meski hanya memperkuat tim dalam waktu singkat, dedikasi dan profesionalismenya meninggalkan kesan positif bagi klub maupun suporter
7. Alaaeddine Ajaraie
Satu nama lainnya yang dipastikan meninggalkan Persija Jakarta adalah Alaaeddine Ajaraie. Pemain asal Maroko yang berstatus pinjaman tersebut berhasil menunjukkan kualitasnya selama membela Macan Kemayoran.
Dalam periode singkatnya bersama Persija, Ajaraie mencatatkan tiga gol dan satu assist. Kontribusinya membantu menambah daya gedor lini depan sekaligus memberikan variasi dalam opsi serangan tim.
Meski masa baktinya tidak berlangsung lama, Ajaraie mampu memberikan kesan positif dan meninggalkan kenangan tersendiri bagi para pendukung Persija. Setelah masa peminjamannya berakhir, ia akan kembali ke klub asalnya.
Itulah daftar tujuh pemain asing yang resmi meninggalkan Persija Jakarta menjelang musim baru. Meski harus berpisah, kontribusi mereka akan tetap menjadi bagian dari perjalanan Macan Kemayoran dalam beberapa musim terakhir.







