
Persis Solo datangkan striker Timnas Liberia, Abu Razard Kamara, dalam salah satu manuver paling mencolok di awal putaran kedua BRI Super League 2025/2026.
Transfer ini diumumkan pada Selasa (10/2/2026) dan langsung memunculkan harapan baru bagi Laskar Sambernyawa yang tengah berjuang menjauh dari zona degradasi.
Kehadiran pemain asal Liberia tersebut bukan sekadar menambah daftar amunisi asing. Persis membutuhkan sosok penyerang yang mampu memberi dampak cepat di lini depan, sektor yang sepanjang putaran pertama kerap bermasalah dalam efektivitas penyelesaian akhir.
Abu Razard Kamara: Striker Timnas Liberia dengan Jam Terbang Internasional

Abu Razard Kamara adalah penyerang berusia 27 tahun yang telah mencicipi pengalaman di level internasional bersama Timnas Liberia.
Ia mengoleksi sejumlah penampilan bersama tim nasional negaranya, sebuah modal penting yang menunjukkan bahwa ia terbiasa tampil dalam pertandingan bertekanan tinggi.
Sebelum merapat ke Solo, Kamara lebih dulu berkarier di Liga Indonesia bersama PSM Makassar pada paruh pertama musim 2025/2026.
Bersama klub tersebut, ia tampil dalam 13 pertandingan dengan catatan tiga gol dan satu assist. Statistik itu memang belum tergolong mencolok, tetapi perannya di lapangan tak hanya sebatas pencetak gol.
Kamara dikenal aktif membuka ruang, membantu pressing sejak lini depan, serta terlibat dalam proses serangan tim. Secara karakter bermain, ia merupakan tipikal striker yang mengandalkan kekuatan fisik, mobilitas tinggi, dan keberanian berduel dengan bek lawan.
Dengan kombinasi pengalaman internasional dan pemahaman atmosfer Liga Indonesia, ia diprediksi bisa beradaptasi cepat dan menjadi tumpuan baru di lini depan Persis.
Baca juga: Persib Jadi Tim Termahal Liga 1 Usai Rekrut Kurzawa, Kok Bisa?
Mesin Baru untuk Menghidupkan Lini Depan Persis
Persis Solo datangkan striker Timnas Liberia dengan tujuan yang sangat jelas: memperbaiki produktivitas serangan sejak laga-laga awal putaran kedua yang dimulai Februari 2026.
Sepanjang putaran pertama, Persis kerap kesulitan memaksimalkan peluang. Serangan mereka sering terhenti di sepertiga akhir, sementara efektivitas penyelesaian akhir menjadi persoalan berulang.
Kamara datang dengan modal pengalaman bermain di kompetisi yang sama musim ini. Adaptasi dengan atmosfer liga jelas bukan hal baru baginya. Kontribusinya tidak hanya diukur dari jumlah gol, tetapi juga pergerakan tanpa bola yang membuka ruang bagi rekan setim.
Dengan karakter duel yang kuat serta agresivitas menekan bek lawan, Kamara memberi dimensi berbeda bagi lini depan Persis. Ia bisa menjadi target man, pemantul bola, sekaligus pemecah kebuntuan saat tim kesulitan menembus pertahanan rapat.
Transfer yang Menandai Perubahan Besar Persis
Keputusan Persis Solo datangkan striker Timnas Liberia juga menjadi simbol perubahan besar di tubuh tim pada bursa transfer tengah musim. Putaran kedua dijadikan momentum untuk merombak wajah tim secara signifikan.
Masuknya Kamara membuat Persis kini memiliki total 10 pemain asing aktif untuk sisa musim 2025/2026. Sempat ada 11 nama yang direncanakan bergabung, namun satu pemain batal karena kendala administratif.
Kombinasi pemain asing dari berbagai negara diharapkan memberi warna baru dalam pola permainan, bukan hanya dari sisi kualitas individu, tetapi juga pengalaman dan mental bertanding yang bisa menular ke pemain lokal.
Laga Kandang Jadi Panggung Pembuktian
Ujian awal Kamara bersama Persis datang dalam laga kandang melawan Madura United pada Jumat, 13 Februari 2026, di Stadion Manahan, Solo. Pertandingan ini menjadi momentum penting untuk memulai putaran kedua dengan kepercayaan diri.
Persis Solo datangkan striker Timnas Liberia bukan hanya demi mempercantik daftar pemain asing, tetapi benar-benar sebagai solusi jangka pendek dan menengah.
Dalam persaingan ketat musim ini, satu kemenangan bisa mengangkat posisi beberapa tingkat, sementara satu kekalahan bisa menyeret tim lebih dalam ke zona merah.
Karena itulah, peran penyerang menjadi sangat krusial. Gol adalah mata uang utama dalam sepak bola, dan Persis kini menaruh harapan pada Kamara untuk membantu membayar “utang poin” yang tertinggal sejak paruh pertama musim.
Kini sorotan tertuju pada bagaimana tim pelatih meramu komposisi baru sejak pekan-pekan awal putaran kedua. Persis Solo datangkan striker Timnas Liberia sebagai bagian dari strategi menyelamatkan musim 2025/2026.
Jika Kamara mampu cepat menyatu dengan skema permainan dan menemukan ketajamannya dalam beberapa laga awal, bukan tidak mungkin Persis benar-benar bisa mendobrak klasemen dan menjauh dari bayang-bayang degradasi.
Baca juga: Bukan Ajaraie! Ini 6 Pemain Maroko yang Pernah Kuasai Liga Indonesia
Update Klasemen Terkini BRI Super League 2025/2026
Kondisi klasemen inilah yang membuat keputusan Persis Solo datangkan striker Timnas Liberia terasa makin krusial. Laskar Sambernyawa masih tertahan di papan bawah dan butuh lonjakan poin secepat mungkin untuk keluar dari tekanan zona degradasi.
Berikut klasemen sementara hingga pekan ke-20:
| Pos | Klub | Main | Menang |
| 1 | Persib Bandung | 20 | 15 |
| 2 | Borneo FC Samarinda | 20 | 15 |
| 3 | Persija Jakarta | 20 | 13 |
| 4 | Malut United FC | 20 | 11 |
| 5 | Persebaya Surabaya | 20 | 9 |
| 6 | Persita | 20 | 9 |
| 7 | PSIM Yogyakarta | 20 | 8 |
| 8 | Bali United FC | 20 | 7 |
| 9 | Arema FC | 20 | 7 |
| 10 | Bhayangkara Presisi Lampung FC | 20 | 7 |
| 11 | Persik Kediri | 20 | 7 |
| 12 | Dewa United Banten FC | 20 | 7 |
| 13 | PSM Makassar | 20 | 5 |
| 14 | Madura United FC | 20 | 4 |
| 15 | PSBS Biak | 20 | 4 |
| 16 | Semen Padang FC | 20 | 4 |
| 17 | Persijap Jepara | 20 | 4 |
| 18 | Persis Solo | 20 | 2 |
Data hingga pekan ke-20 BRI Super League 2025/2026 | Sumber: Ligakonoha.com
Dari tabel tersebut terlihat jelas jarak kemenangan Persis dengan tim-tim di atasnya cukup jauh. Inilah sebabnya tambahan amunisi di lini depan diharapkan bisa memberi dampak cepat, karena satu kemenangan saja bisa menjadi titik awal kebangkitan di putaran kedua.







