
Kejutan besar terjadi di penghujung putaran pertama Pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026. PSBS Biak, tim promosi yang dijuluki Badai Pasifik, sukses menunjukkan taringnya dengan melumat tim papan tengah, Bhayangkara FC. Bertanding di Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada Senin (12/1/2026), PSBS menang telak dengan skor akhir 4-1.
Kemenangan ini bukan sekadar tambahan tiga poin bagi PSBS Biak, melainkan sebuah pernyataan tegas bahwa mereka siap bersaing di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Laga ini menyisakan sejumlah catatan sejarah bagi kedua tim. Berikut adalah tiga fakta menarik yang mengiringi kemenangan bersejarah PSBS Biak atas Bhayangkara FC.
1. Rekor Kemenangan Terbesar PSBS Biak musim ini
Skor 4-1 yang diraih anak asuh Kahudi Wahyu Widodo menjadi kemenangan dengan margin gol terbesar PSBS di BRI Super League musim ini. Sebelumnya, tim kebanggaan warga Biak ini paling banyak hanya mencetak tiga gol dalam satu pertandingan, yakni saat menang tipis 3-2 melawan Persijap Jepara pada (22/12/2025) lalu.
Dominasi PSBS sudah terlihat sejak babak pertama. Pesta gol dibuka oleh Sandro Embalo (25′), disusul Mohcine Hassan (37′), dan Ruyery Blanco (45′). Penutup kemenangan manis ini datang dari kaki Luquinhas pada masa injury time babak pertama (45+8′). Efektivitas serangan PSBS di laga ini membuktikan bahwa lini depan mereka kian tajam menghadapi putaran kedua nanti.
2. Kekalahan Terburuk bagi Bhayangkara FC
Di sisi lain, hasil ini menjadi pukulan telak bagi Bhayangkara FC. Tim yang ditukangi oleh Paul Munster ini harus pulang dengan kepala tertunduk setelah mencatatkan kekalahan terbesar mereka sejak kembali ke BRI Super League musim 2025/2026.
Lini pertahanan The Guardians yang biasanya cukup solid mendadak rapuh menghadapi agresivitas Badai Pasifik. Sebelum laga ini, kekalahan paling mencolok Bhayangkara FC adalah saat ditekuk Persija Jakarta dengan skor 0-3.
Namun, kebobolan empat gol dalam satu pertandingan ini menjadi rekor buruk baru yang harus segera dievaluasi oleh manajemen dan tim pelatih guna menjaga posisi mereka di klasemen. Satu-satunya gol hiburan bagi tim tamu dicetak oleh striker veteran Ilija Spasojevic di menit ke-88.
Baca Juga: Profil Lengkap Cesar Meylan, Tangan Kanan John Herdman di Timnas Indonesia
3. Posisi Klasemen Tidak Berubah
Meskipun meraih kemenangan spektakuler, PSBS Biak secara posisi di klasemen sementara masih tertahan di peringkat ke-15 dengan koleksi 16 poin. Namun, tambahan tiga poin ini sangat krusial karena memberikan napas lega bagi PSBS untuk menjauh dari zona degradasi. Kemenangan ini juga menjadi modal mental yang sangat besar sebelum memasuki paruh kedua kompetisi.
Sementara itu, Bhayangkara FC tetap berada di urutan kesembilan dengan 22 poin. Kekalahan ini membuat mereka gagal menembus posisi delapan besar dan menunjukkan performa tim yang masih belum konsisten. Persaingan di papan tengah BRI Super League pun diprediksi akan semakin panas melihat tim-tim bawah mulai mampu menjungkirbalikkan prediksi.
Menatap Putaran Kedua
Kemenangan telak PSBS Biak menjadi sinyal kuat bahwa tim promosi bisa tampil dominan di BRI Super League 2025/2026. Selain mengamankan poin krusial, hasil ini menjadi modal mental penting bagi Badai Pasifik. Mereka dijadwalkan menantang raksasa Jawa Barat, Persib Bandung, pada 25 Januari 2026 mendatang.
Di sisi lain, Bhayangkara FC dituntut segera bangkit dan membenahi lini pertahanan yang rapuh. The Guardians akan melawat ke markas Persita Tangerang pada 24 Januari 2026. Menarik untuk dinantikan, apakah PSBS mampu merangkak ke papan tengah atau justru Bhayangkara FC yang berhasil memutus tren buruk di laga selanjutnya?







