
Vava Yagalo, bek kanan asli Kediri yang kini kembali membela Persik, menjadi salah satu dari tiga pemain senior sarat pengalaman yang siap berebut satu tempat di posisi bek kanan Persik pada BRI Super League 2025/2026.
Persik memang memiliki tiga “Macan Senior” yang sama-sama punya jam terbang tinggi tua-tua keladi, tapi masih bertaji sehingga persaingan di sisi kanan pertahanan dipastikan sangat ketat. Selain Vava Yagalo, dua nama lainnya adalah Novri Setiawan dan Henhen Herdiana.
Sulit untuk menilai siapa yang terbaik di antara ketiganya karena pengalaman mereka sudah teruji sejak level junior hingga senior. Namun, pelatih Ong Kim Swee kini bisa tersenyum lebar karena opsi di sektor kanan pertahanan mereka makin solid, apalagi setelah Novri Setiawan dan Vava Yagalo dikabarkan telah bugar kembali.
Vava Yagalo dan Kisah “Mudik” Serta Cedera Awal Musim
Vava Yagalo memiliki kisah perjalanan karier yang menarik sebelum akhirnya kembali ke kota asalnya, Kediri, pada musim 2020 saat Persik promosi kembali ke Liga 1. Ini adalah sebuah “mudik” bagi bek yang memulai kariernya di luar daerah.
Awal bersinarnya Vava Yagalo adalah ketika ia menjadi kapten tim yang membawa Sriwijaya FC menjuarai kompetisi U-21, klub yang dikenal dengan julukan Laskar Wong Kito. Penampilannya yang apik saat itu membuatnya dilirik oleh Persebaya, yang kemudian menggunakan jasanya pada musim 2013/2014. Setelah membela Bajul Ijo, karier Vava Yagalo berlanjut ke Macan Kemayoran (Persija), di mana ia bertahan selama tiga musim, yaitu pada periode 2016 hingga 2018.
Perjalanan karier yang panjang membuat Vava Yagalo menjadi ikon lokal Kediri yang patut diperhitungkan. Pada musim lalu, ia sempat tampil impresif di beberapa laga krusial menjelang akhir musim. Tampilan apik Vava Yagalo ini sangat berjasa membantu Persik terhindar dari ancaman degradasi. Sayangnya, performa ikon lokal Kediri ini di awal musim 2025/2026 sempat menurun karena mengalami cedera saat persiapan tim.
Perjuangan Vava Yagalo Menemukan Konsistensi
Cedera yang dialami Vava Yagalo membuatnya harus berjuang ekstra keras untuk kembali ke performa terbaik dan merebut menit bermain. Momen kebahagiaan itu datang ketika Ong Kim Swee memberinya menit bermain pertamanya.
Meskipun hanya menginjak rumput selama satu menit, Vava Yagalo ikut berkontribusi membantu Persik meraih kemenangan 1-2 melawan PSBS di luar kandang. Ini menunjukkan determinasi Vava Yagalo untuk kembali menjadi bagian penting tim.
Situasi kebugaran Vava Yagalo di awal musim memicu manajemen Persik untuk mendatangkan pemain baru di posisi yang sama. Ketika manajemen mengetahui bahwa Vava Yagalo sedang bermasalah dengan kebugarannya, mereka mengambil keputusan cepat dan tepat dengan mendatangkan Novri Setiawan dari Bali United. Keputusan ini terbukti jitu, karena mantan pemain Persija ini langsung menjadi pilihan utama sebagai starter di posisi bek kanan.
Baca Juga: Peringatan Teja Paku Alam: Persib Wajib Lupakan ACL 2!
Novri Setiawan dan Kedatangan Henhen Herdiana
Kedatangan Novri Setiawan memberikan dampak instan bagi tim. Pemain berusia 31 tahun ini berhasil melahap empat pertandingan di awal musim. Namun, nasib berkata lain. Pada pekan kelima, Novri Setiawan dibekap cedera engkel, yang membuatnya harus absen dalam tiga pertandingan berikutnya. Ini adalah ujian bagi kedalaman skuat Persik dan peluang bagi pemain lain.
Saat Novri Setiawan menjalani perawatan dan Vava Yagalo masih dalam proses comeback penuh, Persik mendapatkan “berkah” lain: Henhen Herdiana datang sebagai pemain pinjaman dari Persib.
Kontribusi Henhen Herdiana di Lini Pertahanan
Meskipun berstatus pinjaman, salah satu ikon lokal Maung Bandung ini langsung memberikan kontribusi signifikan bagi Persik. Henhen Herdiana telah memainkan tiga pertandingan dan berhasil membantu tim meraih dua kemenangan penting.
Kemenangan tersebut diraih saat melawan Malut United dengan skor 2-1, dan saat menundukkan Persijap 0-2 di kandang lawan. Kontribusi cepat Henhen menunjukkan kualitasnya sebagai bek kanan senior yang siap tempur.
Perebutan Starter Antara Tiga Senior di Pekan Berikutnya
Situasi di posisi bek kanan Persik saat ini mencapai titik didih. Perebutan jatah starter di pekan berikutnya dipastikan akan sangat sengit. Alasannya jelas: Novri Setiawan dikabarkan telah kembali bugar dari cedera engkel yang membekapnya. Begitu pula dengan Vava Yagalo yang telah menunjukkan kesiapan fisiknya untuk kembali bersaing.
Ini adalah skenario ideal bagi pelatih kepala, Ong Kim Swee. Ia kini memiliki tiga opsi bek kanan senior yang semuanya siap dimainkan: Vava Yagalo, Novri Setiawan, dan Henhen Herdiana.
Masing-masing pemain membawa kelebihan dan pengalaman mereka sendiri. Vava Yagalo membawa DNA lokal Kediri dan semangat comeback setelah cedera. Novri Setiawan membawa pengalaman sebagai starter di awal musim dan kecepatan khasnya. Sementara Henhen Herdiana membawa performa stabil dan kontribusi kemenangan instan.
Ketersediaan tiga bek kanan senior ini membuat sektor kanan pertahanan Persik menjadi makin solid. Ong Kim Swee harus memutar otak untuk memilih satu nama terbaik yang akan mengisi starting eleven di setiap laga, atau bahkan menerapkan sistem rotasi yang cerdas untuk menjaga kebugaran para pemain andalannya.
Siapapun yang dipilih, ini adalah “kemewahan” bagi Persik di tengah ketatnya persaingan BRI Super League 2025/2026. Persaingan ini bukan hanya pertarungan individu, tetapi juga dorongan positif untuk peningkatan kualitas tim secara keseluruhan.








