Beranda Profil Intip Rekam Jejak Shin Tae-yong, Pelatih Baru Persija Jakarta

Intip Rekam Jejak Shin Tae-yong, Pelatih Baru Persija Jakarta

7
0
sumber gambar: instagram.com/persija

Shin Tae-yong resmi memulai babak baru dalam karier kepelatihannya bersama Persija Jakarta. Kehadiran pelatih asal Korea Selatan itu langsung menjadi perbincangan hangat, terlebih ia memiliki hubungan yang cukup dekat dengan sepak bola Indonesia setelah menangani skuad Garuda pada 2020 hingga 2025. Tidak heran, rekam jejak Shin Tae-yong kembali menarik perhatian jelang kiprahnya bersama Macan Kemayoran.

Persija Jakarta resmi memperkenalkan Shin Tae-yong (STY) sebagai juru taktik baru pada 8 Juni 2026. Pelatih berusia 55 tahun itu mendapatkan kontrak berdurasi tiga tahun untuk memimpin Persija menghadapi kompetisi Super League 2026/2027 menggantikan posisi Mauricio Souza.

Berikut rekam jejak Shin Tae-yong sepanjang karier kepelatihannya. Yuk, simak bersama!

Awal Perjalanan Shin Tae-yong Sebagai Pelatih

Rekam jejak Shin Tae-yong di dunia kepelatihan dimulai dari Negeri Kanguru. Pada Juli 2005, ia ditunjuk menjadi asisten pelatih klub Australia, Brisbane Roar. Selama tiga tahun di sana hingga 2008, STY menimba ilmu berharga dengan membantu dua pelatih berbeda, Miron Bleiberg dan Frank Farina.

Setelah menimba pengalaman di Australia, Shin Tae-yong kembali ke Korea Selatan dan mendapatkan kesempatan menangani Seongnam Ilhwa Chunma pada 2008. Memulai status sebagai caretaker, ia kemudian diangkat menjadi pelatih tetap pada 2010.

Hebatnya, STY langsung menggebrak dengan membawa Seongnam menjuarai Liga Champions Asia 2010 dan merengkuh trofi Piala FA Korea 2011. Prestasi ini mengukir sejarah emas, menjadikan STY sebagai orang pertama yang berhasil menjuarai kompetisi tertinggi antarklub Asia tersebut baik sebagai pemain maupun pelatih. Kebersamaannya dengan Seongnam akhirnya tuntas pada tahun 2012.

Berkiprah Bersama Tim Nasional Korea Selatan

Setelah sempat menepi selama dua tahun, STY mulai merambah level internasional pada 2014. Ia mengawali kiprahnya di Federasi Sepak Bola Korea (KFA) sebagai asisten pelatih Timnas senior di bawah Hong Myung-bo, sebelum sempat menjadi caretaker dan kembali menjadi asisten untuk Uli Stielike.

Berkat etos kerjanya, rekam jejak Shin Tae-yong bersama Timnas Korea Selatan tergolong mentereng. Ia dipercaya memegang berbagai kelompok umur,  mulai dari Timnas Korea Selatan U-23 pada periode 2015-2016 hingga U-17 pada 2016-2017. Puncaknya, STY dipercaya memimpin Timnas senior Korea Selatan pada periode 2017-2018.

Dalam kurun waktu tersebut, ia sukses membawa Taeguk Warriors menjadi runner-up Piala Asia U-23 2016, menjuarai Piala EAFF 2017, dan memimpin tim berlaga di ajang akbar Piala Dunia 2018 Rusia.

Baca Juga: Persija Jakarta Lepas 7 Pemain Asing Jelang Musim 2026/2027

Rekam Jejak Shin Tae-yong Bersama Timnas Indonesia

Tahun 2020 menjadi awal cerita baru Shin Tae-yong bersama sepak bola Indonesia. Ia dipercaya menangani Timnas Indonesia U-20 dan U-23. Periode bersama Indonesia menjadi salah satu perjalanan terpanjang dalam rekam jejak Shin Tae-yong sebagai pelatih.

Selama lima tahun bertugas hingga Januari 2025, STY dikenal membawa perubahan besar, terutama dari sisi kedisiplinan, kekuatan fisik, mental bertanding, hingga regenerasi pemain muda.

Beberapa pencapaiannya bersama Timnas Indonesia antara lain:

  • Menyabet posisi runner-up Piala AFF 2020.
  • Meraih medali perunggu SEA Games 2021.
  • Membawa skuad Garuda finis sebagai runner-up Piala AFF U-23 2023.
  • Mengantarkan Timnas Indonesia ke panggung Piala Asia 2023.
  • Mencatat sejarah bersama Timnas U-23 dengan menembus semifinal Piala Asia U-23 2024.
  • Membantu Timnas Indonesia melaju hingga putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

Tantangan Baru Bersama Persija Jakarta

Rekam Jejak Shin Tae-yong
sumber gambar: dok.pribadi Persija

Setelah menyudahi masa baktinya di Indonesia, STY sempat kembali ke Korea Selatan dan melatih klub K-League, Ulsan HD. Namun, perjalanan STY bersama Ulsan berlangsung cukup singkat. Ia hanya mendampingi tim dalam 10 pertandingan dengan rekor 2 kali menang, 4 kali imbang, dan 4 kali kalah.

Melihat rekam jejak Shin Tae-yong di atas, memang sempat mengalami pasang surut. Kini, bersama Persija Jakarta STY memiliki panggung sempurna untuk kembali membuktikan magis taktiknya dan membawa Macan Kemayoran bersaing di papan atas Super League 2026/2027.